Akselerasi Layanan Kesehatan, Living Lab Ventures Luncurkan Biomedical Fund

Corporate venture dari Sinar Mas Land, Living Lab Ventures (LLV) resmi meluncurkan Biomedical Fund yang berfokus mendukung perusahaan startup di bidang biomedis, pusat penelitian, biobank, hingga teknologi kesehatan. Pendanaan tersebut diharapkan dapat memfasilitasi pengembangan solusi yang lebih efisien dan berdaya saing tinggi.

Sebelumnya, perusahaan telah meluncurkan Biomedical Campus pada Desember 2023 lalu untuk mendukung kegiatan penelitian, serta menghadirkan ekosistem fasilitas kesehatan lainnya mulai dari pendidikan hingga layanan kesehatan.

“Sejalan dengan visi Biomedical Campus, Sinar Mas Land melalui LLV kali ini menghadirkan Biomedical Fund yang diharapkan dapat berperan dalam memastikan infrastruktur kesehatan di Tanah Air. Melalui partisipasi LLV dalam ruang biomedis di dalam ekosistem ini, kini BSD City dapat benar-benar menjadi laboratorium yang hidup,” ujar Chief Transformation Officer Sinar Mas Land Mulyawan Gani dalam siaran pers (25/01/2024).

Biomedical Fund akan memberikan pendanaan kepada perusahaan rintisan yang memiliki potensi untuk membawa perubahan positif dalam penyediaan layanan kesehatan, termasuk teknologi diagnosa, manajemen data kesehatan, platform telemedicine, dan solusi inovatif lainnya.

Partner Living Lab Ventures Bayu Seto menyebut, inisiatif tersebut adalah salah satu langkah konkret LLV dalam mendukung pemerintah Indonesia untuk mewujudkan visi transformasi teknologi kesehatan. Melalui dukungan finansial dan mentorship yang diberikan, ia berharap dapat membantu mengakselerasi pertumbuhan dan pengembangan startup di sektor biomedis.

“Dengan pengalaman investasi yang luas di berbagai sektor dan tahapan, kami juga yakin dana kesehatan ini akan memainkan peran penting dalam memajukan dan mempercepat inovasi kesehatan di Indonesia,” tutur Bayu.

Sementara itu, LLV telah memperluas portfolionya secara signifikan dengan berinvestasi pada sejumlah perusahaan di antaranya Jumpstart, Amoda, Paper.id, BRIK, dan lain-lain. Hingga saat ini, LLV telah memberdayakan 27 startup yang berfokus pada tiga aspek teknologi utama, yakni Smart Technologies, Digital Life, dan Mobility.

Baca Juga  Minat Masyarakat Indonesia Berwisata ke Korsel Meningkat

“Investasi LLV tidak hanya terbatas pada sektor prop-tech, tetapi juga mencakup pendekatan sektor agnostik yang menunjukkan fleksibilitas dan pandangan yang tajam terhadap peluang-peluang terobosan,” lanjut Mulyawan.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *