Di E-commerce, Kenaikan Harga Beras Pengaruhi Harga Makanan Pokok Lain 

Ilustrasi. Bongkar muat beras Bulog di Pelabuhan Tanjung Priok. (dok Bulog)

Pada pertengahan bulan Februari 2024 terjadi kelangkaan beras dan peningkatan harga beras yang cukup signifikan. Compas.co.id menemukan kenaikan berbagai jenis beras yang terjadi secara bertahap di e-commerce pada Januari dan Februari 2024 turut mempengaruhi kenaikan harga bahan pokok lain di antaranya porang, jagung, singkong, dan ubi.

Hanindia Narendrata selaku Co-founder dan CEO Compas.co.id mengatakan berdasarkan data dari dashboard Compas.co.id, harga rata-rata beras putih dari berbagai varian meningkat 22% dibanding bulan sebelumnya dan kembali meningkat 11% pada bulan Februari 2024. Dalam pantauannya, kenaikan tidak hanya terjadi pada beras putih saja, namun juga beragam beras lainnya.

“Harga rata-rata beras merah turut mengalami peningkatan bertahap dari Desember 2023, hingga Februari 2024. Di mana pada Januari 2024 mengalami kenaikan 16% dibanding bulan sebelumnya. Beras merah kembali mengalami kenaikan di bulan Februari 2024 sebanyak 12%,” katanya, Jumat (23/02/2024).

Hal serupa juga ditemukan pada jenis beras cokelat dan beras hitam, yang mana dalam periode yang sama harga rata-rata beras hitam naik 6% pada bulan Januari 2024 dan pada Februari naik 7%, sementara harga rata-rata beras cokelat meningkat cukup tinggi 38% pada bulan Januari 2024 dan kembali naik sebesar 3% di bulan Februari 2024.

“Compas.co.id selaku e-commerce market insight turut mengantisipasi peralihan beras ke beragam makanan pokok lainnya. Menariknya, berdasarkan riset ini Compas.co.id menemukan beberapa jenis produk substitusi seperti porang, jagung, singkong dan ubi turut meningkat,” ungkap Narendrata.

Narendrata menyebutkan bahwa porang merupakan salah satu makanan pokok yang mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Menurut data riset menunjukkan bahwa pada bulan Januari 2024 harga rata-rata varian porang melonjak sebesar 34% dibanding bulan sebelumnya, dan kembali meningkat 4% di bulan Februari 2024. Hal ini serupa dengan singkong, yang harga rata-ratanya mengalami kenaikan 14% pada Januari 2024 dan 9% pada Februari 2024.

Baca Juga  ASLC Mengucurkan Dana Segar Autopedia Gadai

Lain lagi halnya dengan Jagung, di mana harga rata-rata pada Januari 2024 hanya mengalami peningkatan 8% dibanding bulan sebelumnya, namun melonjak 24% pada Februari 2024. Pada produk ubi, harganya relatif stabil. Harga rata-rata ubi tidak mengalami peningkatan pada bulan Januari 2024 dibandingkan Desember 2023, dan hanya meningkat 1% pada bulan Februari 2024.

“Kehadiran Compas.co.id yang menggunakan metode crawling atau merekam seluruh transaksi di e-commerce secara near real time, diharapkan dapat membantu menyajikan informasi yang aktual dan akurat bagi publik. Kami berupaya untuk terus memonitoring data-data ini dalam beberapa bulan ke depan, khususnya menjelang Ramadhan di bulan Maret 2024 mendatang,” kata Narendrata.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *