Grup Astra akan Bagi Dividen Interim, Simak Jadwalnya

Grup Astra akan membagikan dividen interim untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023 pada akhir bulan ini. Tiga perusahaan Grup Astra yang akan membagikan dividen di antaranya Astra International (ASII) Rp3,96 triliun, Astra Agro Lestari (AALI) Rp157,8 miliar, PT United Tractors (UNTR) Rp2,54 triliun, dan PT Astra Otoparts Rp801,5 miliar.

Corporate Secretary Astra International Gita Tiffany Boer mengatakan rencana pembagian dividen tersebut telah diputuskan dalam rapat direksi pada tanggal 18 September yang lalu dan juga telah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris pada 29 September 2023. Adapun besaran dividen interim per saham adalah Rp98. 

“Jumlah dividen interim yang dibagikan Rp3.967.388.207.720. Adapun dividen interim per saham Rp98 per saham,” tulis Gita dalam keterbukaan informasi Astra International, dikutip Rabu (04/10/2023). 

Gita melanjutkan jadwal pembagian cum dividen interim di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 11 Oktober 2023, lalu ex dividen interim di pasar reguler dan negosiasi pada 12 Oktober 2023, cum dividen interim di pasar tunai pada 13 Oktober 2023, dan tanggal 16 Oktober ex dividen interim di pasar tunai, serta recording date yang berhak atas dividen interim dilakukan pada tanggal 13 Oktober 2023 pukul 16.00 WIB. 

“Pelaksanaan pembayaran dividen interim pada 31 Oktober 2023. Pembagian dividen tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis Gita. 

Sementara itu AALI berencana membagikan dividen sebesar Rp157.824.443.306, dengan harga per saham Rp82. Corporate Secretary AALI Mario C. Surung Gultom menjelaskan bahwa rencana pembagian dividen interim untuk periode tahun buku 2023 Sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada tanggal 25 September 2023. 

Mario menyebut tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 6 Oktober 2023, tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi 9 Oktober 2023, tanggal cum dividen di pasar tunai 10 Oktober 2023, dan tanggal ex dividen di pasar tunai pada 11 Oktober 2023. Penentuan para pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai dilakukan pada 10 Oktober 2023 pukul 16.00. “Tanggal pembayaran dividen 24 Oktober 2023,” ujarnya. 

Baca Juga  DOOH Gandeng WisdomCrowd Tembus Pasar Digital

Mario mengungkapkan bahwa dasar pembagian dividen tersebut adalah data keuangan per 31 Agustus 2023. Di mana laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk Rp672.414.049.888, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp16.786.227.027.775, dengan total ekuitas  Rp22.313.192.688.790.

Perusahaan ketiga di Grup Astra yang berencana membagikan dividen interim adalah PT United Tractors (UNTR). Jumlah Dividen Interim yang dibagikan Rp2.545.898.204.336 atau Rp701 per saham. Ini sesuai dengan keputusan dewan direksi yang telah mendapat persetujuan dari dewan komisaris. 

“Keputusan sirkuler dewan komisaris Perseroan sebagai pengganti keputusan yang diambil dalam rapat dewan komisaris yang ditandatangani pada tanggal 29 September 2023, dewan komisaris telah menyetujui keputusan direksi Perseroan tanggal 27 September 2023 untuk membagi dan membayar dividen interim untuk tahun buku 2023 kepada para pemegang saham Perseroan,” tulis Sara K. Loebis Corporate Secretary UNTR. 

Pembagian dividen interim perseroan rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2023. Rinciannya, cum dividen interim di pasar reguler dan negosiasi pada 10 Oktober 2023, ex dividen interim di pasar reguler dan negosiasi pada 11 Oktober 2023, cum dividen interim di pasar tunai 12 Oktober 2023, ex dividen interim di pasar tunai 13 Oktober 2023. Sementara recording date (yang berhak atas dividen) pada 12 Oktober 2023.

Selain ketiga perusahaan tersebut, Astra Otoparts (AUTO) juga akan membagikan dividen interim pada 24 Oktober 2023 mendatang. Total nilai dividen yang akan dibagikan adalah Rp192.789.320.000 atau Rp40 per saham.

Pembagian dividen  AUTO ini didasarkan pada data keuangan per 30 Juni 2023. Di mana laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk Rp801.554.155.919, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp8.508.435.794.465 , dan total ekuitas Rp13.435.348.187.074.

Baca Juga  Kapal Pesiar ini Tawarkan Perjalanan ke Tiga Negara

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *