INPP Targetkan Pendapatan Meningkat 20% Tahun 2024

Antasari Place, salah projek INPP yang ditargetkan rampung Desember 2024. (dok INPP)

Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) menargetkan kenaikan pendapatan hingga 20% pada tahun 2024. Dalam paparan bisnis 2024, perusahaan akan meresmikan sejumlah proyek properti yang tersebar di Jakarta, Bandung hingga Makassar. Pengembangan properti ini diharapkan semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai pemimpin properti di Tanah Air.

Projek pertama yang terdekat adalah manajemen akan memulai operasional hotel Hyatt Place di Makassar pada bulan Februari ini, menyelesaikan projek Apartemen Antasari Place yang rencananya akan dilanjutkan dengan serah terima unit kepada pembeli dan pemilik unit mulai Desember 2024, sementara dua proyek sedang berlangsung tahapan konstruksi yaitu 23 Paskal Extension Bandung dan 23 Semarang. 

Anthony Prabowo Susilo, President Director & CEO Paradise Indonesia mengungkapkan, memasuki 2024, pihaknya terdorong untuk terus melahirkan projek-projek visioner. Untuk itu, aspek penting dari rencana bisnis INPP adalah investasi berkelanjutan dalam pengembangan properti. 

“Hal ini mencakup pembangunan properti baru dan peningkatan berkelanjutan dari properti yang sudah ada. Usaha ini semata-mata untuk mempertahankan standar yang tinggi dan menawarkan fasilitas yang menarik dan kompetitif,” kata Anthony dalam paparannya, Senin (29/01/2024).

Surina, Direktur dan CFO INPP melihat bahwa masa depan industri properti akan dinamis. Hal tersebut didorong oleh beberapa tren utama dan preferensi konsumen yang terus berkembang.  “Oleh karena itu, pada tahun 2024 ini kami berencana untuk melakukan ekspansi bisnis dengan meluncurkan pengembangan baru di kota-kota terdepan Nusantara. Pengembangan bisnis ini akan melayani ragam segmen dan preferensi pasar,” ujar Surina dalam paparan bisnis INPP.

Surina mengungkapkan, pada 2023, perusahaan mencatatkan recurring revenue sebesar 85% secara (YoY). Pertumbuhan bisnis perusahaan ditopang peningkatan signifikan pada sektor hospitality dan commercial

Baca Juga  Munas AFPI 2023 Tunjuk Entjik S. Djafar Jadi Ketua Umum Periode 2023 - 2026

“Sektor hospitality berkontribusi sebesar 43% sementara sektor commercial berkontribusi sebesar 41% terhadap peningkatan pendapatan berulang perusahaan. Kombinasi dinamis antara kedua sektor ini dipercaya akan tetap menjadi penopang target peningkatan pendapatan kami pada tahun 2024 sebesar 20-30% YoY,” ujarnya.

Dengan berfokus pada area-area investasi strategis ini, Surina berharap dapat mencapai pertumbuhan yang signifikan, memperkuat posisi perusahaan sebagai pemimpin dalam industri properti dan pariwisata, serta terus memberikan nilai yang berdampak bagi lingkungan dan sekitarnya. Seiring dengan pengembangan bisnis pada tahun 2024, perusahaan juga akan menjalankan visi-misinya dalam menciptakan properti berkelanjutan berlandaskan ESG yang merupakan bagian integral dari kesuksesan dan ketahanan jangka panjang. 

“Kami memperoleh pencapaian bisnis yang luar biasa pada tahun 2023. Hal ini tercermin dalam beberapa bidang utama seperti innovation, financial performance, dan  customer experiences. Kami memprioritaskan sejumlah inovasi untuk tetap menjadi yang terdepan dengan penggunaan teknologi dan praktik berkelanjutan untuk menciptakan ruang fungsional yang berkolaborasi dengan ruang terbuka hijau. Pada tahun 2023, kinerja keuangan kami kuat, dengan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas yang stabil,” ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *