PTPN III dan Pertamina NRE Sepakat Komersialisasi Kredit Karbon

PT Perkebunan Nusantara PTPN III bersama Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menjalin kemitraan dalam projek komersialisasi kredit karbon. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan upaya mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Kerja sama ini berfokus pada komersialisasi kredit karbon dari penangkapan gas metana yang sebelumnya terlepas ke atmosfer. Selain itu juga kredit karbon dari energi listrik terbarukan yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.

Proses pembangkitan PLTBg memanfaatkan limbah cair atau Palm Oil Mill Effluent (POME) dari pabrik kelapa sawit milik PTPN III yang diolah di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Kemudian, limbah POME ditampung di kolam penampung yang tertutup (covered lagoon) sehingga emisi gas metana yang dihasilkan limbah POME tersebut tidak terlepas ke atmosfer. Selanjutnya, gas metana tersebut lalu diproses untuk menghasilkan energi listrik terbarukan dengan kapasitas PLTBg 2,4 MW.

Kesepakatan ini juga mencakup kerja sama dalam kajian dan pengembangan inovasi dan teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam operasional bisnis keduanya. Selain itu, implementasi proyek dan potensi lain yang dapat menghasilkan kredit karbon juga menjadi bagian dari kesepakatan ini.

Wakil Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna menyatakan, PTPN III (Persero) sebagai Holding BUMN Perkebunan diklaim yang terbaik di dunia dalam subsektor agriculture dari hasil penilaian lembaga Rating ESG Sustainalytics dengan nilai ESG sebesar 17.1 (low risk). Kerja sama ini memberikan peluang pemanfaatan limbah melalui kredit karbon.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan program dekarbonisasi demi mewujudkan kegiatan sirkular ekonomi dan bisnis perkebunan yang berkelanjutan. Kolaborasi ini juga memberi kami peluang untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah sekaligus membuka pintu bagi diversifikasi pendapatan melalui kredit karbon (from waste to cash),” ujarnya Selasa (06/02/2024).

Baca Juga  Sony Uji Coba Chipset Kamera untuk Tandai Keaslian Gambar

Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Pertamina NRE Fadli Rahman menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama strategis dengan PTPN III sejak 2018. Saat itu Pertamina NRE membangun PLTBg Sei Mangkei yang mulai beroperasi pada tahun 2020. 

“Kami melanjutkan kerja sama strategis ini ke tingkatan lebih tinggi melalui komersialisasi kredit karbon dari PLTBg Sei Mangkei. Ini merupakan bentuk konsistensi kedua pihak dalam menunjukkan komitmen transisi energi menuju net zero emission 2060,” katanya.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *