Sekda DKI Sebut Pengelolaan JIS dan TIM Tak Untung dan Salah dari Lahirnya

Tak Berkategori114 Dilihat

Jumat, 4 Agustus 2023 – 09:07 WIB

Jakarta – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Joko Agus Setyono mengatakan ada kesalahan sejak awal pengelolaan Jakarta International Stadium (JIS) dan Taman Ismail Marzuki (TIM). Kesalahan itu setelah dilakukannya revitalisasi.

Baca Juga :

Heru Budi Serahkan 186 Motor Listrik untuk Operasional Petugas Dishub DKI

Hal tersebut disampaikan Joko dalam menanggapi catatan dari DPRD DKI Jakarta yang menilai kedua bangunan itu tidak memberikan keuntungan kepada pengelola BUMD, PT Jakpro.

“Jadi, memang kami mengakui bahwa JIS dan TIM ini salah dari lahirnya,” ujar Joko dalam rapat hasil pembahasan terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD DKI Jakarta Tahun 2022, dikutip Jumat, 4 Agustus 2023.

Baca Juga :

Pemprov DKI Bakal Terbitkan Pergub Pengendalian Polusi Udara

Joko menilai BUMD ditugaskan untuk membangun proyek infrastruktur dari anggaran pemerintah. Joko mencontohkan BUMN Adhi Karya yang ditugaskan pemerintah pusat mengerjakan proyek LRT Jabodebek.

Baca Juga :

Pemprov DKI Bakal Terbitkan Imbauan WFH Saat KTT ASEAN ke-43 Berlangsung

“Semestinya penugasan seperti halnya pemerintah pusat menugaskan Adi Karya membuat LRT Jabodebek itu tidak sama dengan¬† pemerintah DKI Jakarta didalam memberikan penugasan,” ujarnya.

Namun, yang terjadi di DKI Jakarta dalam setiap penugasan kepada BUMD, khususnya Jakpro, Pemprov DKI mengalokasikan anggaran penyertaan modal daerah (PMD) kepada BUMD untuk membangun.

Halaman Selanjutnya

“Penugasan yang dilakukan pemerintah DKI Jakarta itu memberikan PMD dan kemudian akhirnya aset dan sebagainya itu menjadi miliknya BUMD. Karena milik BUMD, sehingga ini membebani biaya pemeliharaan, kemudian biaya penyusutan,” katanya.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *